Sucinya bayi yang lahir ke muka bumi ini
Kini telah dewasa dan banyak berdosa
Sejak kecil aku selalu dibimbingnya
Diajarkan hal hal yang baik
Menjauhkan ku dari suatu hal yang buruk dimatanya
Hingga ku selalu tersenyum
Beranjak remaja
Aku selalu mengabaikan nasihatnya
Tak perduli benar atau salah sikap ini
Walau nasihatnya untuk ku tiada terhenti
Setelah dewasa
Aku terlena akan gemerlapnya dunia
Bercampur dengan yang bukan mahrom
Menganggap khomar itu madu
Sungguh berdosanya diri ini
Hingga melupakan
Wanita yang seharusnya dihargai, dihormati, serta dibahagiakan
Aku lupa akan semua kewajiban ku membalas kasih sayangnya
Maafkan anak mu ini mii
Aku telah durhaka pada mu
Telah terlena akan indahnya dunia
Sejak kecil aku selalu tersenyum
Rumahku ramai dengan mainan yang terbaru
Tak pernah saku ku tak berisikan uang
Dan tak pernah ku bersedih karena lapar
Beranjak remaja
Aku selalu berpesta pora
Dan selalu meminta kendaraan pribadi yang baru
Setelah ku hilangkan tanggung jawab karena telah hilang kendaraan lama yang ia berikan
Setelah dewasa
Aku gunakan uang yang selalu mengalir padaku untuk hal yang tidak baik
Ku mencoba berjudi karena awalnya manis
Ku titipkan uang di bank konfensional untuk mengambil laba nantinya
Aku hianati perintahnya untuk selalu menjaga pemberiannya
Memanfaatkan pemberiannya dijalan Allah
Sungguh berdosanya diri ini
Hingga ku gunakan pemberiannya dijalan dosa
Dan melupakan pria yang seharusnya dihargai, dihormati, serta disegani
Aku lupa akan semua kewajiban ku menjaga amanatnya
Maafkan anakmu ini bii
Aku telah durhaka pada mu
Telah terlena akan indahnya dunia
Harusnya aku mendengarkan perintah mu ya ummi
Harusnya aku jaga kepercayaanmu ya abi
Harusnya aku berada dijalan yang kalian tunjukkan padaku
Harusnya aku tidak terjerembab dalam jurang dosa
Wahai ummi
Wahai abi
Dengan penuh rasa sesal
Lubuk hatiku yang paling dalam
Aku memohon maaf pada kalian
Aku berjanji takan abaikan seruan kalian
Aku berjanji semua perintah mu akan ku jalani selama masih dijalan Allah
Dengan nama-Mu wahai Allah Yang Maha Pengampun
Ampunilah hamba-Mu yang telah lama tenggelam dalam lautan dosa
Aku yakin akan samudra pengampunan-Mu yang dapat menghilangkan dosa yang telah terjadi
Aku khilaf, aku lalai, waktu muda ku terbuang sia sia
Kini ku ingin memperbaikinya
Bimbinglah diri ini Ya Allah
Bimbinglah diri ini Ya Rahman
Bimbinglah diri ini Ya Rahim
Jauhkan aku dari lembah dosa dunia
Ingatkanku selalu akan perintah-Mu
Masukkanlah kedua orang tuaku kedalam surga-Mu dan sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku meski ku telah mendustainya
Hanya Engkau yang dapat mengabulkan doa ku ini
Aku bersujud pada-Mu
Aku berserah pada-Mu
Ku mohon bimbinganmu di tahun ini dan kedepan
Agar ku selalu berada dijalan-Mu
Hapuskanlah dosa yang telah lalu dengan indahnya pengampunan-Mu
Aku yakin Engkau tidak akan membiarkan tangan hambanya yang telah bermunajat pada-Mu turun tanpa pengabulan doa nya dari-Mu
Pertemukanlah aku dengan kekasih-Mu Ya Allah
Aku merindukan Rasulullah Salallahu Alaihi Wassalam
Sampaikanlah salam rinduku padanya Ya Allah
Kabulkanlah doa awal tahun ini
Amiin
Free Template Blogger
collection template
Hot Deals
SEO
renungan si pendosa
Sejuknya udara pagi tadi
Indahnya surya pagi tadi
Merdunya kicauan burung pagi tadi
Anggunnya mentari yang tenggelam sore tadi
Membuatku termenung hingga kini
Hidung, mata, telinga
Sudah memberikan arti kebesaran-Mu
Menghirup udara-Mu
Melihat indahnya alam-Mu
Mendengar suara ciptaan-Mu
Membuatku termenung akan waktu yang berlalu
Aku sering melanggar perintah
Meninggalkan seruan
Jauh dari kasih sayang-Mu
Mungkin membuat-Mu murka padaku Ya Allah
Hingga akhirnya ku sadari
Jalanku bukan jalan yang Engkau ridhoi
Lika liku ku arungi tanpa memahami
Mana yang harusnya ku lalui
Ya Allah,
Kau ciptakan Rasulullah untuk menjadi suri teladan ku
Tapi ku tak mengetahui sejarah beliau
Kau ciptakan Al-Quran sebagai pedoman hidupku
Tapi tak pernah ku baca hingga berdebu dilemari kamarku
Kau beri kiblat untuk ku bersujud pada-Mu
Tapi hanya setahun sekali ku bersujud pada-Mu
Kau beri tau halal dan haram akan uang
Tapi ku tak bisa membedakannya hingga ku terperosok dalam kandang riba’
Kau beri tau halal dan haram akan makanan
Tapi yang halal jarang ku makan karena uang hasil riba ku belikan makanan, bahkan ku memakan makanan yang jelas jelas haram hukumnya dari jenis dan zatnya
Ku salah memahami kehidupan
Budaya jahiliah moderen yang berkembang saat ini ku pikir itu jalan yang benar
Ternyata itu jurang kaktus terbakar yang telah ku lalui dengan penuh semangat, aku menyesal telah melewatinya
Wanita yang mengumbar aurat ku pikir mereka perhiasan dunia
Ternyata itu adalah dosa yang sengaja bertebaran yang cara berpakaiannya dibisikkan oleh syaitan dan itu dosa bila ku lihat
Uang yang dulu ku pikir segalanya
Ternyata harus ku bagikan dengan saudara saudaraku yang membutuhkan keberadaan ku untuk membiayai kehidupannya
Ku sesali semua ini
Dengan menyebut Astaghfirullah hal adzim
Ku mohon ampuni semua ini
Maafkan khilaf pendosa ini Ya Allah
Jadikanlah aku hamba yang berada dijalan-Mu
Selalu berada dibelakang Rasulullah
Bimbinglah diri ini
Hanya pada-Mu ku bersujud
Hanya pada-Mu ku serahkan hidup ini
Ku tinggalkan semua yang telah berlalu
Masa masa suram yang penuh duri
Ku mohon ampuni
Dengan menyebut nama-Mu wahai Allah
Terimalah taubat ku
Jauhkanlah aku dari kehidupan yang gelap tanpa sinar cahaya-Mu
Maafkan diri ini Ya Allah
Ku mohon agar air mata ini dapat menghapus segala hilaf yang terlalui
Ku yakin tiada yang mustahil bagi-Mu wahai Allah
Aku ingin Iman Islam ini tetap tertancap hingga nafas terakhirku
Amiin Ya Allah
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO
Indahnya surya pagi tadi
Merdunya kicauan burung pagi tadi
Anggunnya mentari yang tenggelam sore tadi
Membuatku termenung hingga kini
Hidung, mata, telinga
Sudah memberikan arti kebesaran-Mu
Menghirup udara-Mu
Melihat indahnya alam-Mu
Mendengar suara ciptaan-Mu
Membuatku termenung akan waktu yang berlalu
Aku sering melanggar perintah
Meninggalkan seruan
Jauh dari kasih sayang-Mu
Mungkin membuat-Mu murka padaku Ya Allah
Hingga akhirnya ku sadari
Jalanku bukan jalan yang Engkau ridhoi
Lika liku ku arungi tanpa memahami
Mana yang harusnya ku lalui
Ya Allah,
Kau ciptakan Rasulullah untuk menjadi suri teladan ku
Tapi ku tak mengetahui sejarah beliau
Kau ciptakan Al-Quran sebagai pedoman hidupku
Tapi tak pernah ku baca hingga berdebu dilemari kamarku
Kau beri kiblat untuk ku bersujud pada-Mu
Tapi hanya setahun sekali ku bersujud pada-Mu
Kau beri tau halal dan haram akan uang
Tapi ku tak bisa membedakannya hingga ku terperosok dalam kandang riba’
Kau beri tau halal dan haram akan makanan
Tapi yang halal jarang ku makan karena uang hasil riba ku belikan makanan, bahkan ku memakan makanan yang jelas jelas haram hukumnya dari jenis dan zatnya
Ku salah memahami kehidupan
Budaya jahiliah moderen yang berkembang saat ini ku pikir itu jalan yang benar
Ternyata itu jurang kaktus terbakar yang telah ku lalui dengan penuh semangat, aku menyesal telah melewatinya
Wanita yang mengumbar aurat ku pikir mereka perhiasan dunia
Ternyata itu adalah dosa yang sengaja bertebaran yang cara berpakaiannya dibisikkan oleh syaitan dan itu dosa bila ku lihat
Uang yang dulu ku pikir segalanya
Ternyata harus ku bagikan dengan saudara saudaraku yang membutuhkan keberadaan ku untuk membiayai kehidupannya
Ku sesali semua ini
Dengan menyebut Astaghfirullah hal adzim
Ku mohon ampuni semua ini
Maafkan khilaf pendosa ini Ya Allah
Jadikanlah aku hamba yang berada dijalan-Mu
Selalu berada dibelakang Rasulullah
Bimbinglah diri ini
Hanya pada-Mu ku bersujud
Hanya pada-Mu ku serahkan hidup ini
Ku tinggalkan semua yang telah berlalu
Masa masa suram yang penuh duri
Ku mohon ampuni
Dengan menyebut nama-Mu wahai Allah
Terimalah taubat ku
Jauhkanlah aku dari kehidupan yang gelap tanpa sinar cahaya-Mu
Maafkan diri ini Ya Allah
Ku mohon agar air mata ini dapat menghapus segala hilaf yang terlalui
Ku yakin tiada yang mustahil bagi-Mu wahai Allah
Aku ingin Iman Islam ini tetap tertancap hingga nafas terakhirku
Amiin Ya Allah
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO
Langganan:
Postingan (Atom)
